Binatang ini semua halal, didapat dalam
keadaan bagaimanapun, apakah waktu diambilnya itu masih dalam keadaan hidup
ataupun sudah bangkai, terapung atau tidak. Binatang-binatang tersebut berupa
ikan ataupun yang lain, seperti: anjing laut, babi laut dan
sebagainya.
Bagi yang mengambilnya tidak lagi perlu
diperbincangkan, apakah dia seorang muslim ataupun orang kafir. Dalam hal ini
Allah memberikan keleluasaan kepada hamba-hambaNya dengan memberikan perkenan
(mubah) untuk makan semua binatang laut, tidak ada satupun yang diharamkan dan
tidak ada satupun persyaratan untuk menyembelihnya seperti yang berlaku pada
binatang lainnya. Bahkan Allah menyerahkan bulat-bulat kepada manusia untuk
mengambil dan menjadikannya sebagai modal kekayaan menurut kebutuhannya dengan
usaha semaksimal mungkin untuk tidak menyiksanya.
Firman Allah:
"Dialah Zat yang memudahkan laut supaya kamu makan daripadanya daging yang lembut." (an-Nahl: 14)"Dihalalkan buat kamu binatang buronan laut dan makanannya sebagai perbekalan buat kamu dan untuk orang-orang yang belayar." (al-Maidah: 96)
Di sini Allah menyampaikan secara umum,
tidak ada satupun yang dikhususkan, sedang Allah tidak akan lupa (wamakana
rabbuka nasiyan).
Halal & Haram Dalam Islam
Oleh: Dr. Yusuf Al-Qardhawi
Kunjungi juga:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar