Ketiga: mereka yang beriman, sehingga diberi
petunjuk oleh Allah untuk menemukan kebenaran
yang telah diperselisihkan. Mereka itu adalah
Ahlussunnah Wal Jamaah. Dalam masalah ini mereka
menempuh jalan tengah dengan berpijak di atas dalil
syar’i dan dalil aqli. Mereka berpendapat bahwa
perbuatan yang dijadikan Allah di alam semesta ini
terbagi atas dua macam:
1- Perbuatan yang dilakukan oleh Allah
terhadap makhluk-Nya. Dalam hal ini tak ada kekuasaan
dan pilihan bagi siapapun. Seperti turunnya hujan,
tumbuhnya tanaman, kehidupan, kematian, sakit, sehat
dan banyak contoh lainnya yang dapat disaksikan pada
makhluk Allah . Hal seperi ini, tentu saja tak ada
kekuasaan dan kehendak bagi siapapun kecuali Allah
yang maha Esa dan kuasa.
2- Perbutan yang dilakukan oleh semua
makhluk yang mempunyai kehendak. Perbuatan ini
terjadi atas dasar keinginan dan kemauan pelakunya;
karena Allah menjadikannya untuk mereka.
Sebagaimana firman Allah :
“Bagi siapa diantara kamu yang mau menempuh
jalan yang lurus”. (At Takwir: 28).
“Di antara kamu ada orang yang menghendaki
dunia dan di antara kamu ada orang yang menghendaki
akhirat”.( Ali Imran: 152).
“Maka barang siapa yang ingin (beriman)
hendaklah ia beriman, dan barang siapa yang ingin
(kafir) biarlah ia kafir “ ( Al Kahfi: 29).
Sponsor link:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar