Senin, 27 Juli 2015

QADHA DAN QADAR Syekh Utsaimin


1
PENDAHULUAN
Segala puji bagi Allah  yang telah mengutus
hamba-Nya Muhammad  dengan membawa kebenaran,
menyampaikan amanat kepada ummat dan berjihad
dijalan-Nya hingga akhir hayat. Semoga shalawat dan
salam senantiasa dilimpahkan kepada beliau, berikut para
keluarga, shahabat dan pengikutnya yang setia.
Dalam pertemuan ini, kami akan membahas
suatu masalah yang kami anggap sangat penting bagi kita
umat Islam, yaitu masalah qadha’ dan qadar. Mudahmudahan
Allah  membukakan pintu karunia dan
rahmat-Nya bagi kita, menjadikan kita termasuk para
pembimbing yang mengikuti jalan kebenaran dan para
pembina yang membawa pembaharuan.
Sebenarnya masalah ini sudah jelas. akan tetapi
kalau bukan karena banyaknya pertanyaan dan
banyaknya orang yang masih kabur dalam memahami
masalah ini serta banyaknya orang yang
membicarakannya, yang kadangkala benar tetapi
seringkali salah; di samping itu tersebarnya pemahaman–
pemahaman yang hanya mengikuti hawa nafsu dan
adanya orang–orang fasik yang berdalih dengan qadha’
dan qadar untuk kefasikannya; seandainya bukan karena
itu semua, niscaya kami tidak akan berbicara tentang
masalah ini.
Sudah sejak duhulu masalah qadha’ dan qadar
menjadi ajang perselisian di kalangan umat Islam.
Diriwayatkan bahwa Rasulullah  keluar menemui
shahabatnya, ketika itu mereka sedang berselisih tentang
masalah qadha’ dan qadar maka beliau melarangnya dan
memperingatkan bahwa kehancuran umat–umat terdahalu
tiada lain karena perdebatan seperti ini.

Sponsor link:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar